All for Joomla All for Webmasters
Operating System

Webserver Lokal dengan Menggunakan XAMPP di Windows

Dalam membangun sebuah sistem informasi atau website, kita harus membuat dahulu desain dan programnya. Sebelum website anda dipublish di seantero dunia, persiapkanlah website ataupun sistem informasi dengan baik, jangan sampai ada link ataupun program yang belum selesai. Jika anda bercita-cita menjadi web developer, untuk menghindari kesalahan setelah publish, ada baiknya anda membuatnya secara offline terlebih dahulu.

Pembuatan website atau sistem informasi secara offline dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database Mysql maka anda harus menggunakan tool untuk dapat menjalankan program tersebut. Tools tersebut berupa webserver yang dipasang secara lokal, sebelumnya penulis sudah membuat artikel mengenai webserver ini:

6 Webserver Lokal Terbaik 2017

dan dari sekian banyak aplikasi tersebut, kita akan fokus ke 1 aplikasi yaitu XAMPP. Yang akan kita bahas adalah, bagaimana cara instalasi dan penggunaan XAMPP?

sebelumnya banyak yang bertanya, XAMPP itu apa?

XAMPP merupakan singkatan dari Cross-Platform (X), Apache (A), MySQL (M), PHP (P) dan Perl (P), sebuah aplikasi ringan yang berfungsi sebagai media webserver berupa apache juga database server yaitu mysql yang digunakan untuk pengetesan aplikasi/website pada komputer lokal. XAMPP saat ini sudah support maria DB. Jenis penggunaannya selain menggunakan installer dapat bersifat portable, anda tinggal folder xampp tersebut kemudian salin ke pc yang lain, kemudian dapat dijalankan kembali dengan menggunakan XAMPP Control. XAMPP control ini berfungsi untuk mengelola dan melakukan konfigurasi berbagai fungsi, misal install service, edit config, dan setting default editor.

Bagaimana cara memulainya?
XAMPP ini dapat didownload secara bebas di

https://www.apachefriends.org/

kemudian klik menu download untuk memilih jenis os dan versi dari PHP maupun MYSQL. Selain windwos, xampp juga support untuk linux dan macOs. Anda bisa memilih versinya sesuai dengan os yang anda gunakan. 

Selain webserver, anda juga dapat menggunakan tambahan fasilitas untuk instalasi aplikasi yang akan dipakai yaitu Add-Ons, dari pilihan download scroll kebawah dan anda akan mendapatkan keterangan mengenai add-ons tersebut. Aplikasi ini berupa installer misalnya WordPress, joomla drupal, Magento dan lain-lain.

Setelah di download, buka folder tempat file installer disimpan, klik 2 kali untuk memulai instalasi XAMPP. Kemudian ikuti perintah-perintah yang muncul pada halaman jendela installer.

pada gambar diatas terdapat jenis server dan bahasa pemrograman mana yan akan dipasangkan pada komputer anda, jika membutuhkan semuanya ceklist pada checkbox tersebut, kemudian tekan Next. Maka akan muncul pemilihan drive dimana file xampp akan disimpan, saran penulis adalah simpanlah di driver D: ataupun yang lainnya. Jangan disimpan di C: karerna nanti anda akan kesulitan ketika komputer error dan harus diinstall ulang.

kemudian tekan tombol next > unchecklist Bitnami info > Next. Dan proses instalasi akan dimulai. Tunggu hingga instalasi selesai dilakukan. Setelah selesai anda akan ditawarkan untuk running XAMPP Control. Terdapat tombol khusus pada masing-masing tools. Untuk memulai menjalankan apache dan mysql, klik tombol Start pada fungsi Apache dan Mysql. Jika fungsi sudah berhasil dijalankan, maka Tulisan akan berubah menjadi hijau.

Pada gambar diatas, dapat dilihat bahwa fungsi Apache dan Mysql sudah dapat berjalan dengan baik, terdapat beberapa fungsi lainnya, yaitu Filezilla, Mercury dan Tomcat. Selain itu terapat juga tools lainnya, yaitu untuk konfigurasi dari fungsi-fungsi yang ada, shell, hingga membuka halaman Services.

Untuk Module Service, ini berarti anda memasangkan fungsi tersebut kedalam services operating sistem, dimana fingsi tersebut akan terus berjalan secara otomatis pada operating sistem anda.

Untuk mencoba apakah xampp sudah berjalan dengan baik. Silahkan buka web browser kesukaan anda, dan kemudian silahkan ketik pada address bar:

localhost < ini untuk halaman webserver

dan

localhost/phpmyadmin < ini untuk membuka halaman mysql database

pada gambar diatas, web browser sudah dapat menampilkan kedua halaman tersebut. Yaitu halaman utama website data dan halaman administrator Mysql. Sampai sini anda sudah dapat memulai development website anda.

Perlu diingat, file web berada di folder:
XAMPP/htdocs
folder ini adalah tempat dimana anda membuat program/website, setiap folder yang dibuat adalah nama website misalkan
XAMPP/htdocs/rhielwebsite

maka pada web browser url yang harus diinput adalah:
localhost/rhielwebsite

dan file database nya berada di halaman
XAMPP/mysql/data
berbeda dengan penyimpanan data website, pada mysql anda harus membuat database dan tablenya di halaman administrator mysql, maka setiap database dan table yang dibuat akan muncul pada folder mysql/data.

Lengkap sudah tutorial instalasi XAMPP ini.
Setelah itu, anda tinggal membuat website bisa dengan menggunakan CMS, frameword dengan berbagai bahasa pemrograman dan mulai membuat database untuk website yang dinamis.

jika masih bingung, simak video tutorial ini.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

_rhiel_

 

 

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top