Cloud Hosting Indonesia
General Article

Ini Cara Memilih Software Akuntansi Bisnis Terbaik 2021

Menemukan perangkat lunak akuntansi untuk bisnis kecil memang hal yang mudah untuk dilakukan, tetapi tidak dengan bisnis menengah. Tentu saja ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dengan matang sebelum menggunakannya. Berikut daftar software akuntansi bisnis menengah terbaik 2021!
Pemilik bisnis menengah berada dalam posisi yang rentan, yaitu mereka sedang berkembang tapi masih membutuhkan bantuan dan berjuang agar tidak stagnan dan terus tumbuh. Namun, beberapa dari perusahaan-perusahaan tersebut belum tentu berurusan dengan proses akuntansi yang pernah mereka hadapi sebelumnya. Mengingat bahwa perpindahan penggunaan software akuntansi dari bisnis kecil tidak bisa dihindari oleh UKM, tentunya, inilah waktu yang tepat untuk menyingkirkan bolpoin dan kertas Anda. Bukan hanya itu, bagi yang selama ini masih menggunakan spreadsheet Excel mandiri untuk pembukuan, sudah saatnya Anda berpindah ke software akuntansi.

Untuk membantu Anda memutuskan software manakah yang paling tepat bagi bisnis yang sedang berkembang, berikut ini beberapa software akuntansi terbaik di pasaran pada tahun 2021. Software akuntansi yang digunakan setiap bisnis pasti berbeda. Sebagian besar bisnis kecil sudah dapat melakukan fungsi dasar seperti pembuatan faktur, rekonsiliasi bank, pelacakan pendapatan dan pengeluaran, serta pembuatan laporan keuangan. Akan tetapi, beberapa bisnis kecil dan yang lebih besar, tentu membutuhkan software akuntansi yang bisa melakukan fungsi lebih dari itu. Di antara banyaknya software akuntansi yang beredar di internet, memang sebagian menyediakan fitur dan fungsi yang sama. Jika ditelusuri lebih dalam, ini hanya masalah kenyamanan dalam menggunakan salah satu dari software tersebut, termasuk terkait dengan budget.

Cara Memilih Software Akuntansi Terbaik

Untuk memilih software akuntansi manakah yang paling tepat Anda gunakan, berikut langkah-langkahnya:

Pertama, buatlah daftar yang Anda butuhkan dalam melakukan pembukuan akuntansi
1. Apakah Anda perlu melakukan pelacakan persediaan dan pesanan pembelian?
2. Apakah Anda perlu menagih invoice yang sudah jatuh tempo?
3. Apakah Anda memerlukan transaksi mata uang asing?
4. Apakah Anda perlu melakukan konversi mata uang asing?
5. Berapa banyak pengguna yang perlu menggunakan software akuntansi tersebut?

Berapa budget yang Anda persiapkan untuk software akuntansi ini?

Meskipun terdapat opsi gratis, apabila menyangkut software akuntansi yang akan digunakan pada perusahaan kelas menengah, lebih bijaksana apabila Anda bersedia mempersiapkan budget tersendiri. Di tahun 1970-an, industri televisi Amerika Serikat menciptakan ungkapan, “Jika Anda tidak mau membayar untuk suatu produk, Anda lah produknya”. Di jaman ini, hal tersebut dapat diartikan apabila Anda tidak mau membayar untuk manfaat lebih yang disediakan oleh pengembang perangkat lunak, maka mereka dengan senang hati bisa menjual data Anda kapanpun, bahkan tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Perubahan lain yang mungkin terjadi adalah terkait lisensi yang hanya perlu dibayar satu kali pembelian, langganan bulanan tentu akan memberikan dampak tersendiri untuk Anda. Salah satu sisi positifnya adalah SAAS (Software-as-a-Service) pada produk yang Anda pilih akan selalu menyajikan teknologi termutakhir. Setiap kali dilakukan update produk, Anda tidak akan ketinggalan. Dibalik hal positif tersebut, sisi negatifnya tidak lain dan tak bukan adalah masalah biaya. Seiring berjalannya waktu, Anda akhirnya perlu membayar lebih banyak dibanding membeli lisensi satu kali di awal. Apalagi, kebanyakan pengembang software akan memberikan diskon apabila Anda mau membayar untuk menggunakan perangkat lunak milik mereka dalam jangka waktu yang lebih lama.

5 pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada pihak pengembang software akuntansi

  1. Bagaimana mereka melakukan pencadangan data?
  2. Ceritakan tentang customer care. Jam berapa mereka siap melayani ketika mendadak Anda menemukan permasalahan? Berapa lama Anda harus menunggu tanggapan ketika ditemukan masalah?
  3. Dapatkah mereka memberitahu Anda terkait klien serupa dengan bisnis yang dijalankan dan telah mendaftar untuk penggunaan software yang sama?
  4. Apakah platform mereka mendukung pembukuan dengan mata uang asing dan melakukan konversi ke mata uang dalam negeri?
  5. Bagaimana contoh invoice yang dihasilkan? Cek apakah sudah sesuai dengan keinginan Anda.

Pilihlah software akuntansi yang akan berkembang bersama Anda

Jangan tergoda untuk membeli lisensi paling dasar, hanya untuk mengetahui apakah Anda bisa terus menggunakan software tersebut kedepannya. Anda juga harus menanyakan kepada pemasok, bagaimana software akuntansi yang digunakan dapat menyesuaikan dengan perkembangan bisnisnya. Tidak ada salahnya untuk belajar dari pihak lain tentang penggunaan software yang paling tepat, apalagi ketika bisnis Anda sedang berkembang seperti sekarang.

Daftar Software Akuntansi Bisnis Menengah Terbaik 2021

1. QuickBooks

Perusahaan induk, dengan nama Intuit, berdiri sekitar tahun 1983. Sedangkan, merek Quickbooks sendiri baru diperkenalkan pada tahun 2002, diikuti oleh Quickbooks Online dua tahun kemudian. Saat ini, Quickbooks memiliki 2,2 juta pengguna yang tersebar di 225 negara. Berbagai fitur terus dikembangkan oleh Quickbooks hingga saat ini. Yang paling menonjol adalah sistem pelaporannya yang menampilkan gambaran singkat tentang kinerja keuangan atas bisnis Anda. Pengalaman pengguna (UX) Quickbooks sangat mudah dipahami dan enak dilihat.

2. Sage Intacct

Sage mulai mengembangkan usahanya sekitar tahun 1981. Pendiri Sage bekerja sama dengan mahasiswa dari Universitas Newcastle dalam membuat program pemrosesan akuntansi secara otomatis. Setelah 40 tahun berdiri, Sage memiliki 13.000 karyawan di 23 negara, yang melayani lebih dari 3 juta pengguna software buatannya. Sage Instacct adalah produk yang canggih, menawarkan manajerial keuangan, pelaporan, penagihan, dan juga fungsi akuntansi proyek sekaligus manajemen biaya dan waktu.

3. Xero

Pemenang Penyedia Perangkat Lunak Akuntansi pada British Business Awards tahun 2019, Xero menggambarkan dirinya sebagai perangkat lunak akuntansi yang mengagumkan. Xero menawarkan fasilitas pengguna tak terbatas, tentu saja setelah Anda meningkatkan software dari versi gratis. Berdiri sekitar tahun 2006, Xero yang berbasis di Selandia Baru ini, memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna dalam 180 negara, dan digunakan lebih dari 16.000 akuntan. Ada banyak fitur yang bisa Anda manfaatkan dalam menggunakan Xero. Tapi Anda harus bersiap untuk mengeluarkan budget lebih, terutama jika Anda tertarik dalam menggunakan sistem penggajian pada Xero.

4. Kledo

Software Akuntansi Praktis dan Mudah untuk Bisnis Menengah

Software Akuntansi Praktis dan Mudah untuk Bisnis Menengah
Kledo merupakan software akuntansi berbasis Cloud yang dikembangkan oleh anak bangsa. Pemilik bisnis dari skala kecil maupun menengah dapat menggunakan Kledo dengan mudah. Bahkan, Kledo menawarkan paket dengan user tak terbatas pada paket PRO. Harganya cukup terjangkau, Anda tidak perlu menyiapkan budget berlebih dalam menggunakan Kledo. Selain fungsi billing untuk transaksi penjualan dan pembelian, Kledo juga menyediakan pelaporan dan analisis bisnis secara otomatis yang bisa Anda akses secara real time, kapanpun dan dimanapun. Yuk pake Kledo sekarang, ada versi trial selama 14 hari yang bisa Anda gunakan secara gratis lho. Klik di sini untuk mendaftar Kledo ya!

Terima kasih
_rhiel_


Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top