All for Joomla All for Webmasters
Networking

Implementasi Mikrotik Hotspot dan Ubiquity UAP AP LR

Semakin meningkatnya permintaan akses internet dan pemanfaatan jaringan lokal yaitu untuk mengakses soal ujian dalam jaringan maupun aplikasi, maka kami pun melakukan analisa kebutuhan untuk menjawab permintaan dari user. User dalam lingkup kami yaitu guru, dosen, karyawan, siswa dan mahasiswa dengan jumlah total yang akses perkirakan 2500 User.s

Proses analisa dan pengajuan pun selesai, akhirnya untuk penyebaran wireless kami memilih Unifi UAP AP LR, dengan harga yang masih bisa dijangkau selain itu jumlah kebutuhan unit wireless tersebut juga lumayan banyak.

Untuk router saya masih menggunakan Mikrotik RB1100Ahx2 karena saya rasa masih kuat untuk menampung user sebanyak itu.

Spesifikasi Unifi UAP AP LR

Dimensions 200 x 200 x 36.5 mm
Weight 290 g (430 g with Mounting Kits)
Networking Interface (1) 10/100 Ethernet Port
Buttons Reset
Antennas 2 Integrated (Supports 2×2 MIMO with Spatial Diversity)
Wi-Fi Standards 802.11 b/g/n 2.4 GHz
Power Method Passive Power over Ethernet (12-24V)
Power Supply 24V, 0.5A PoE Adapter Included
Maximum Power Consumption 6 W
Max TX Power 27 dBm
BSSID Up to Four Per Radio
Power Save Supported
Wireless Security WEP, WPA-PSK, WPA-TKIP, WPA2 AES, 802.11i
Certifications CE, FCC, IC
Mounting Wall/Ceiling (Kits Included)
Operating Temperature -10 to 70°C
Operating Humidity 5 – 80% Condensing
ADVANCED TRAFFIC MANAGEMENT
VLAN 802.1Q
Advanced QoS Per-User Rate Limiting
Guest Traffic Isolation Supported
WMM Voice, Video, Best Effort, and Background
Concurrent Clients 100+
SUPPORTED DATA RATES (MBPS)
802.11n 6.5 Mbps to 300 Mbps (MCS0 – MCS15, HT 20/40)
802.11b 1, 2, 5.5, 11 Mbps
802.11g 6, 9, 12, 18, 24, 36, 48, 54 Mbps

sumber: ubnt.com

Saya melakukan konfigurasi hostpot pada mikrotik, tanpa menggunakan Radius Server ataupun User Manager, untuk user kami menggunakan User Profile dan Users tanpa batasan jumlah pengguna (Limit User).

Hotspot1

Pada konfigurasi hotspot, saya menggunakan 1 port khusus jalur hostpot, dan melakukan konfigurasi untuk hostpot. Pada gambar diatas, untuk session saya kosongkan karena pelepasan/leases time dhcp saya setting pada dhcp server dan Iddle Time Out juga Mac Cookies untuk membantu mempertahankan session login user.

Untuk Transparent Proxy ini saya unchecklist, masih ujicoba karena dari beberapa informasi, jika dalam jumlah user yang besar, login page terasa lambat tapi ada kemungkinan juga dari kekuatan AP nya.

Oke setelah itu, instalasi Unify UAP AP LR sesuai dengan posisinya, jumlah yang kami gunakan adalah 64 pcs yang dibagi dalam 3 gedung yang terpisah, banyaknya AP disesuaikan juga dengan kebutuhan dan lokasi.

AP

Setelah selesai konfigurasi hostpot, sekarang dilanjutkan dengan menggunakan Unifi Controller, software ini sebagai pusat kontrol semua access point (Unifi UAP AP LR), dari aplikasi tersebut Anda dapat melakukan monitoring terhadap semua AP yang tersambung pada jaringan Anda.

Koneksikan jalur kabel seluruh AP pada port yang digunakan untuk Hotspot.

Perlu diketahui Unifi UAP AP LR ini harus dilakukan adopt sebelum digunakan, dengan kata lain AP masih kosong konfigurasinya, maka harus dilakukan setting terhadap AP tersebut dengan menggunakan Unifi Controller. 

Pada unifi controller, Anda dapat melakukan berbagai macam konfigurasi mulai dari visual mapping, fungsi VLAN, setting Network, kekuatan sinyal dll.

Unifi ControllerLakukan konfigurasi pada Unifi Controller satu-persatu. Caranya sederhananya adalah

  • Lakukan Adopt pada unifi controller,
  • Ubah nama AP sesuai penempatannya
  • Setting IP static sesuai segment yang diberikan oleh router
  • Setting IP Binding pada Mikrotik Hotspot > IP Binding, ini diperlukan untuk melakukan bypass pada AP.

, saya mendapatkan pertanyaan.

Apakah setelah melakukan konfigurasi AP tersebut, Controllernya boleh di close?

Jawabannya adalah, boleh. Setelah melakukan konfigurasi Anda boleh menutup unifi controller, karena konfigurasi sudah melekat pada setiap AP, dan lakukan monitoring/maintenance 1 minggu sekali misalkan atau berkala. Maintenance ini dapat berupa refresh atau restart pada AP atau melakukan pengecekan posisi AP jika offline/mati.

Dan jangan lupa, Unifi Controller ini tidak boleh hilang, atau pindah komputer, karena akan merepotkan Anda untuk mengelola AP yang sudah dilakukan konfigurasi.

Jika Anda ingin pindah komputer ataupun mengamankan konfigurasi, Anda dapat melakukan backup pada unifi controller, yang kemudian lakukan restore pada komputer yang baru.

Implementasi ini saya rekam dalam 2 video, berikut videonya.

Mikrotik Hotspot with Unifi AP LR

Statistic

Kesimpulan

Semua access point running dengan baik dan terkoneksi ke internet setelah login sesuai hak aksesnya. Tidak ada keluhan berarti kecuali tidak muncul atau lambatnya ketika akan login hotspot (login page)

Hambatan ini dikarenakan banyaknya user pada satu area hotspot, selain itu quota bandwidth di angka maksimal, maka perlu dilakukan penambahan Bandwidth, namun harus bijak dalam upgrading bandwidth, bandwidth meningkat pasti biaya pun meningkat. Maka diperlukan bandiwdth managemen yang baik.

Selain management bandwidth ada hal yang tidak kalah untuk diperhatikan yaitu firewall dan melakukan pemblokiran terhadap website-website malware juga situs-situs yang terlarang.

Jika rekan ada yang mau menanyakan atau sharing silahkan tinggalkan pesan pada komentar dibawah.

Terima kasih

_rhiel_

3 Comments

3 Comments

  1. https://vimeo.com

    November 12, 2017 at 9:36 am

    Admiringg thhe persistence you put into your ite and detailed information you provide.
    It’s great to come across a blog every once in a while that isn’t the
    same old rehashed information. Great read! I’ve bookmarked your
    site and I’m adding your RSS feeds to my Google account.

  2. Khoirul

    November 21, 2017 at 8:23 pm

    Salam kenal
    Mau tanya 2500 user user itu login bersamaan atau di bagi menjadi beberapa sesi.

  3. Khoirul

    November 21, 2017 at 8:30 pm

    Saya berencana membuat ujian semi online dengan mikrotik RB1100Anifi AP. untuk 900 user. Tapi masih bingung setting mikotik dan unifinya karena tidak punya background di jaringan.

    Kalo tidak keberatan adakah panduan yang lebih detail?

    Terima kasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top