All for Joomla All for Webmasters

Rhiel ID

Blogging

Faktor Penting dalam Membangun Portal E-Commerce

Dalam beberapa tahun terakhir, e-commerce telah menjadi salah satu industri yang paling cepat berkembang. Sesuai statistik yang didapatkan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, dari Sensus Ekonomi pada tahun 2016, muncul data sementara jumlah e-commerce yang ada di Indonesia. Dalam ‎kurun waktu 10 tahun, jumlah e-commerce di Indonesia meningkat sekitar 17%.

Dari statistik tersebut kita bisa mengambil kesimpulan, dengan pesatnya pembeli yang berencana untuk menghabiskan lebih banyak uang melalui belanja online. Tidak ada keraguan bahwa mengembangkan sebuah situs web e-commerce adalah trend terbaru untuk melakukan bisnis online.

Untuk melakukan penjualan produk dan atau jasa Anda, Anda dapat saja menggunakan sistem C2B seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya dalam artikel Model Bisnis dalam E-Commerce. Pada artikel kali ini adalah implementasi dari B2C menggunakan sistem portal e-commerce, dalam pembangunan portal e-commerce tersebut kita harus memperhatikan faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam mebangun portal tersebut.

Platform dan Tampilan Situs

Hal ini adalah hal utama dan yang terpenting dalam suatu situs jual beli. Dalam pembangunan situs jual beli tersebut, Anda dapat membuatnya secara manual programming atau membuat situs itu sendiri atau menggunakan CMS E-Comerce yang sudah disediakan oleh developer. Misalnya blogger, wordpress, joomla, opencart, prestashop atau osCommerce.

Selain dari platform yang digunakan, tampilan situs tersebut juga menjadi hal yang sangat enting dalam keberhasilan situs e-commerce. Sebuah tema yang baik harus mendukung struktur yang kompleks tapi yang jelas, dan user-friendly. Pada tema premium berbasis e-commerce biasanya memiliki widget atau modul khusus dalam menampilkan produk. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menambahkan ikhtisar produk, keranjang belanja, ulasan, dan Anda dapat dengan mudah mengelola pengiriman dan pembayaran menggunakan gateway pembayaran yang berbeda.

Untuk memicu penjualan, situs e-commerce disandingkan dengan artikel-artikel yang berkaitan dengan produk yang dijualnya. Kita sebut saja suatu perusahaan bisnis web hosting, selain menjual produknya, situs tersebut memberikan informasi mengenai tutorial mengenai hosting, penggunaan cpanel dan sebagainya.

Plugin Yang Digunakan

Jika Anda menggunakan salahsatu dari platofirm CMS yang disdiakan oleh developer, kita sebut saja wordpress, penggunaan plugin E-commerce adalah salah satu faktor yang penting untuk setiap toko online. Pada umumnya, plugin tersebut memiliki fungsi untuk mengelola bisnis Anda, dari mulai pengelompokan produk, harga, diskon, kerangjang belanja hingga melakukan transaksi.

Dalam platform wordpress, ada beberapa plugin yang memungkinkan Anda melakukan konfigurasi penuh dari situs e-commerce, misalnya, WP e-commerce  dan WooCommerce, dan pada CMS Joomla yang paling sering diguakan adalah plugin Virtue Mart.

Anda dapat memilih plugin yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan Anda dapat memahami dalam penggunaan plugin tersebut.

Optimasi Mesin Pencari (SEO)

Produk Anda laku dipasaran adalah tujuan utama Anda dalam menjalankan bisnis e-commerce. Jika Anda ingin meningkatkan penjualan Anda dan dapat bersaing dengan e-commerce lainnya maka SEO (Search Engine Optimization ) adalah suatu keharusan. SEO membantu situs Anda muncul dalam hasil mesin pencarian, semakin baik SEO situs Anda, semakin meningkat penjualan produk dan atau jasa Anda.

Gunakan waktu luang Anda dalam menentukan kata kunci yang relevan, dengan menggunakan Google Keyword AdWords misalnya. Selain itu, pastikan bahwa Anda membangun struktur situs dan kategori produk yang baik untuk navigasi halaman produk yang baik.

Isi Konten 

Pastikan bahwa informasi barang dan jasa Anda tepat dan up-to-date. Klien Anda membutuhkan keterangan yang jelas, rinci dan mudah dipahami. Jangan membuat calon pembeli merasa rumit dan tidak paham apa yang Anda jual. Masukkan gambar dan deskripsi produk yang sederhana namun tepat sasaran.

Jika produk Anda sudah laku secara offline, cobalah untuk menggunakan testimonial sebagai bukti bahwa situs e-commerce Anda memang tempat yang tepat.

Proses Pembayaran

Perhatikan platform dan plugin apa yang Anda gunakan dalam membangung situs e-comerce Anda. Setiap plugin akan berbeda-beda jenis proses check-out nya. Jangan membuat klien Anda merasa kebingunan dalam melakukan transaksi. Jarang sekali adanya pembeli melakukan proses transaki hingga akhir, biasanya langsung menghubungi pihak penyedia dengan telepon atau pesan singkat dan memesan produk yang dipilihnya.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh The Big Picture, 11% dari pembeli meninggalkan keranjang belanja mereka karena proses check-out yang rumit. Semakin rumit proses check out yang Anda buat, semakin tinggi risiko kehilangan pelanggan akan.

Untuk mempermudah pembeli, biasanya situs e-commerce memasang informasi berupa kode produk, harga, biaya pengiriman, kontak dan no rekening khusus, hal ini untuk menghindari hilangnya pembeli dari proses check out yang rumit.

Promosikan

Setelah situs Anda siap untuk mendunia, langkah selanjutnya adalah melakukan promosi situs atau produk yang Anda jual. Ada banyak strategi dalam melakukan promosi, mulai dari menggunakan agen periklanan atau yang saat ini digemari adalah Google AdWords, atau Anda dapat menggunakan metode lainnya, misalkan promosi di social enginering, memasang iklan pada situs rekanan dan lainnya.

Sebuah situs yang memiliki pemasaran iklan yang strategis akan mendapatkan traffic yang baik, identitas merek, dan peningkatan penjualan.

_rhiel_

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top