Cloud Hosting Indonesia
Basic Computing

Cara Membuat ERD (Entity Relationship Diagram) secara Manual dan Microsoft Visio

Apakah Anda pernah mendengar istilah ERD? Entity Relationship Diagram merupakan teknologi yang kerap dipakai dalam beragam kepentingan. Biasanya dipakai di kantor, perusahaan, sekolah maupun di berbagai tempat lainnya. Bila belum mengenal Entity Relationship Diagram secara jelas, simak artikel berikut ini supaya pemahaman Anda mengenai Entity Relationship Diagram semakin baik.

Definisi ERD

ERD bisa didefinisikan sebagai model informasi yang menjelaskan adanya hubungan antara basis data dengan data lain. Model Informasi tersebut digambarkan dalam bentuk grafik atau bisa juga melalui notasi menggunakan data yang konseptual. Model penyampaian informasi ini biasanya dipakai bila menjelaskan data yang terorganisasi. Karena modelnya bagan maka informasi akan mudah dipahami.

Ahli bahasa Brady dan Loonam menyebutkan bahwa penyampaian informasi menggunakan Entity Relationship Diagram akan mempermudah menjelaskan kumpulan data yang diperlukan dalam organisasi. Model data dalam Entity Relationship Diagram disusun melalui beberapa tahapan analisa. Hal tersebut dilakukan untuk dapat mengembangkan sebuah sistem. Entity Relationship Diagram memiliki beberapa komponen di dalamnya.

Komponen ERD

Entity Relationship Diagram memiliki beberapa komponen diantaranya entitas, alur, relasi serta atribut. Entitas adalah sebuah simbol atau objek yang berguna menjadi identitas di kesatuan dan memiliki label atau nama. Entitas berupa simbol atau objek dengan bentuk persegi panjang. Sedangkan alur adalah objek yang dipakai sebagai penghubung antara entitas dengan atribut atau dengan relasi.

Atribut adalah objek maupun simbol yang menjadi karakteristik di entitas atau relasi. Atribut menunjukkan informasi penjelasan detaill mengenai entitas dan relasi. Atribut digambarkan dalam simbol elips dan memiliki beberapa fungsi, misalnya atribut key untuk menghubungkan antar atribut. Ada juga atribut Simple, atribut derrivatif, atribut multivalue dan atribut composite. Tiap atribut memiliki makna yang berbeda.

Baca juga : Hosting Termurah Di Indonesia

Relasi adalah objek maupun simbol yang menjadi penghubung beberapa entitas yang tidak berupa fisik namun sebagai konseptual saja. Selain itu relasi juga memiliki fungsi dapat mengetahui jenis hubungan di antara 2 data. Relasi di ERD memiliki bentuk belah ketupat. Macam-macam relasi antara lain one to one, one to many, many to many serta derajat relasi.

Manfaat ERD

Entity Relationship Diagram berguna dalam banyak hal. Selain menjadi model struktur serta hubungan data-data, Entity Relationship Diagram juga bisa berguna dalam redundasi data. Jadi relasi pada basis data bisa dikurangi jumlahnya. Selain meringkas data, Entity Relationship Diagram juga bisa memberikan model data yang lebih mudah dipahami dengan adanya simbol dan notasi yang mewakili makna.

Dengan menggunakan ERD, data yang banyak bisa diolah lebih terstruktur. Jadi entitas berupa kejadian, lokasi, konsep, peran dan beragam hal nyata lainnya bisa ditentukan untuk menyimpan data. Untuk hubungan antar entitas, maka bisa memakai matriks relasi dan untuk entitas bisa memakai kotak. Sedangkan untuk relasi bisa digambarkan menggunakan garis.

Entity Relationship Diagram juga bisa memberikan hasil penyajian data yang lebih representatif. Sehingga data bisa lebih mudah dikomunikasikan secara efektif serta kita lebih mudah melakukan analisis serta merubah sistem. Dokumentasi data pun juga lebih mudah dilakukan. Dengan Entity Relationship Diagram, gambaran umum dari sistem yang hendak disusun akan lebih ringkas dan mempermudah developer.

Cara Membuat ERD Manual

Langkah pertama yang dilakukan adalah tentukan entity terlebih dahulu pada sebuah masalah atau proyek. Entity bermanfaat supaya dapat menentukan lokasi, peran, kejadian, konsep maupun hal nyata dalam menggunakan database. Setelah itu Anda dapat menentukan relasi yang menghubungkan entity. Tentukan relasi antara entity A dengan entity B. Apakah relasi yang tepat dari jenis-jenis relasi yang ada.

Bila Anda sudah memiliki Entity Relationship Diagram dan relasi penghubungnya, Anda dapat membuat gambar ERD supaya kejadian bisa tergambarkan. Buatlah entity dengan simbol persegi dan relasi dibuat menggunakan garis. Kemudian setelah menggambarkan Entity Relationship Diagram, buatlah kardinalitas. Kardinalitas ini membuat Anda mengerti memberikan jenis relasi apa berkaitan dengan jumlah setiap entitas di kejadian.

Tahap selanjutnya adalah tentukan kunci utama di tiap-tiap entity. Setiap entity akan memiliki atribut unik. Kemudian gambarkan primary key pada Entity Relationship Diagram dengan cara menghapus relasi jenis ‘many to many’ dan diganti dengan memberikan primary key atau bisa juga foreign key di tiap-tiap entitas. Jadi berikan atribut baru pada relasi jenis ‘many to many’

Apabila atribut sudah Anda tentukan, maka pasanglah atribut di entitas yang tepat. Hal ini disebut juga dengan pemetaan atribut. Setelah itu, aturlah Entity Relationship Diagram dengan atribut serta relasi baru yang sudah ditemukan. Langkah terakhir yaitu memeriksa kembali Entity Relationship Diagram. Periksalah hasil Entity Relationship Diagram apakah sudah menggambarkan sistem yang hendak dibangun.

Cara Membuat ERD di Microsoft Visio

Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini, Anda dapat menyusun Entity Relationship Diagram menggunakan laptop maupun PC. Manfaatkan perangkat teknologi yang Anda miliki untuk membuat Entity Relationship Diagram, bisa menggunakan software yang bernama Microsoft Visio. Anda dapat memperoleh software ini dengan cara mengunduhnya di Google terlebih dahulu pada perangkat laptop atau pc.

Setelah software terinstall di perangkat Anda, Bukalah Microsoft Visio kemudian pada bagian home akan ada beberapa tampilan diagram yang bisa dipilih. Untuk keperluan Entity Relationship Diagram, pilihlah Crow’s Foot Database Notation. Tampilan kemudian akan muncul. Di bagian kiri untuk memilih notasi dan di tengah layar merupakan kertas untuk membuat Entity Relationship Diagram.

Langkah membuat entity di Microsoft Visio adalah pilihlah opsi entity di toolbar dan drag pada lembar kerja ERD. Bila hendak mengubah nama, klik kanan kemudian tuliskan nama entitas sesuai yang dikehendaki. Apabila hendak membuat data type pada entity, klik kanan di entity yang dikehendaki kemudian pilih show attribute type. Bila ingin mengubahnya, klik kanan dan pilihlah edit text.

Untuk membuat Foreign Key dan Primary Key, pilihlah attribute yang dikehendaki. Klik kanan attribute tersebut dan pilihlah set primary key. Hal yang sama bila Anda hendak membuat attribute menjadi Foreign key, klik kanan dan pilih set foreign key. Bila Anda membuat primary key dan foreign key sekaligus, klik kanan dan lakukan kedua langkah tersebut bersamaan.

Cara membuat relasi yaitu pilihlah opsi relationship pada bagian toolbar. Drag serta letakkan di entitas yang dikehendaki. Kemudian bila Anda hendak mengubah Cardinality bisa dilakukan dengan cara klik kanan dan pilih set begin sybol. Begin symbol dipakai untuk entitas pertama yang bertanda lingkaran warna hijau. Kemudian untuk selanjutnya pilih klik kanan dan end symbol cardinality.

Anda dapat memanfaatkan Entity Relationship Diagram untuk memetakan data Perpustakaan, data sistem penjualan, atau bisa juga untuk keperluan penggajian pegawai di suatu perusahaan maupun instansi lainnya. Tentukanlah entitas, atribut serta relasi dari Entity Relationship Diagram yang hendak disusun. Untuk mempermudah penyusunan ERD bisa menggunakan software Microsoft Visio.

Cloud Hosting Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top