Cloud Hosting Indonesia
General Article

Apa itu Metal as a Service (MaaS)?

Saat ini perkembangan cloud computing terus melesat, dan perusahaan-perusahaan penyedia layanan cloud computing terus berlomba untuk meningkatkan pelayanannya, Canonical telah meluncurkan sistem layanan terbarunya. Layanan terbarunya itu dinamakan dengan MaaS yang artinya Metal As A Service.

Pada masa sebelum cloud computing meningkat, perusahaan kebanyakan membeli server secara besar-besaran hanya untuk melayani clientnya dan memenuhi semua kebutuhan sistem. Semakin besar suatu perusahaan, maka akan semakin besar server yang harus dia sediakan. Paradigma cloud computing memaksa suatu perubahan, karena ini akan melepaskan suatu perusahaan dari beban pengadaan dan maintenace rutin setiap waktu. Dengan adanya cloud, perusahaan tidak peduli lagi dengan kecepatan processor, kecepatan bus, kapasitas komputasi dan lain-lain. Cloud akan menangani semua kebutuhan sistem dengan ribuan server dengan paket yang terendah hingga yang terbesar.

Canonical percaya, bahwa sistem MaaS ini adalah suatu sitem yang menawarkan layanan bukan perangkat. MaaS menggabungkan aspek terbaik berbasis cloud computing dari daya komputasi serta media penyimpanan beserta jaringannya. MaaS didukung oleh aspek terbesar fisik lainnya, seperti CPU dan RAM.

Tujuan dari MaaS ini adalah membangun lingkungan komputasi fisik yang bertenaga, scalable beserta cost yang efektif yang memungkinkan perusahaan menggunakannya secara clustered computing, dengan kata lain dengan adanya Maas perusahaan dapat memanfaatkan banyak server fisik layaknya server virtual dengan kemudahan mengaksesnya melalui cloud computing.

Metal as a Service ini baru diluncurkan pada Ubuntu 12.04. Canonical ingin menambahkan kemampuan firmware dan integrasi beserta pemanfaatkan skema server yang dikelola secara mandiri.

Lalu apa yang ditawarkan oleh MaaS?

  • UI Web yang lebih interaktif dan menarik
  • Dukungan penuh dengan API/CLI
  • Ketersediaan yang tinggi (opsi)
  • Support IPv6
  • Manajemen IP Address
  • Dukungan instalasi pada Ubuntu, CentOs, RHEL dan Suse
  • Adanya DHCP dan DNS pada perangkat jaringan
  • VLAN
  • NTP
  • Bersifat dinamis, bekera dengan konfigurasi sistem apapun

Bagaimana melakukan instalasi Maas? berikut adalah metode instalasi Maas:

  • Maas dapat diinstal melalui Ubuntu ISO
  • Dari sotware packages (“debs”)
  • Instalasi secara langsung (As a self-contained LXD environment)

MaaS ini dapat dengan cepat disiapkan dan kemudian dihapus lagi seperti halnya penyedia layanan cloud computing lainnya misalnya AMS, Google GCE dan Azure. MaaS dapat dikolaborasikan dengan teknologi lainnya, karena secara khusus Maas dirancang untuk berkerja sangat baik dengan Juju, layanan manajemen model. Bisa dikatakan, MaaS mengelola mesin dan juju mengelola layanan yang sedang berjalan pada mesin tersebut.

Jika ingin mencobanya secara mandiri, dimana Anda bisa mendapatkan MaaS ini?
MaaS ini bisa Anda dapatkan melalui website officialnya, silahkan kunjungi:

https://maas.io/

terima kasih, semoga bermanfaat.

_rhiel_


Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top

Cloud Hosting Indonesia